
"Dan segala sesuatu sudah Kami catat dalam suatu kitab." (QS. An-Naba [78] :29)
Ayat ini menerangkan bahwa Allah menghitung dengan sangat detail. Dan setiap amal yang kita lakukan akan dicatat oleh Raqib dan Atid.
Ada dua kemungkinan mengenai diterima atau tidak diterimanya amal :
Amalnya orang-orang yang bertakwa, maka Allah menerima amal mereka,
Amal seseorang yang tidak berbobot atau tidak bermutu atau tidak bernilai sehingga amalnya tidak diterima dikarenakan amalnya dirasuki oleh penyakit riya' dan ujub, tidak ikhlas lillahi ta'ala.
Kita perlu khawatir apakah amal-amal kita diterima atau tidak ?. Amal-amal kita bernilai disisi Allah atau tidak ?
Kita hendaklah memahami dan mengenali tanda suatu amal itu diterima oleh Allah.
"Barangsiapa...